Search

Riset UX: Pengertian dan Contoh

Updated: Apr 6

Riset User Experience paling penting dipelajari saat terlibat pembuatan aplikasi. Pelajari cara riset UX yang kawan Algorizmi dapat praktikan langsung yuk!


Macem-macem riset UX:


Riset UX dalam Survei


Saat kamu berkuliah, pastinya kamu diwajibkan riset oleh para dosen.





Tentunya, saat kawan Algorizmi belajar UX, survei sudah menjadi kewajiban dalam menentukan apakah aplikasi yang diciptakan oleh perusahaan sudah diterima baik oleh para pengguna (user) atau belum.


Algorizmi kasih contoh nih, saat kamu punya aplikasi sendiri (amin), kamu pasti pengen kalau aplikasinya dipakai banyak orang.


Tapi, kamu pengen mastiin dulu nih, tombol log in seharusnya warna apa. Nah kawan Algorizmi tidak menentukan sendiri, tapi ditentuin oleh user-nya biar mereka seneng!


Beri mereka pilihan seperti merah, biru, hijau dan kamu sebar pertanyaan tersebut ke 50 orang kemudian setelah dijawab dan dikembalikan.


Kamu lihat hasilnya. Ternyata, 90% pengguna menyukai warna biru. Jadi, berdasarkan riset UX tersebut, kamu mengubahnya ke warna biru.


Riset UX dalam Wawancara


Kalau kamu gak mau sebarin pertanyaan dan pengen langsung personal, kawan Algorizmi bisa ajak 1-10 users untuk diajak ngobrol secara formal atau informal.





Hal ini dilakukan untuk mengetahui apa yang dipikirkan oleh user di dalam pengunaan aplikasi tersebut.


Bayangin deh jika kamu tadi riset UX pakai survei, kan kamu yang nentuin pilihannya, bukan mereka.


Hal ini dilakukan agar kamu tau apa yang mereka sebenernya inginkan dan kamu bisa tanya terus untuk alasan mendalam mereka memilih itu.


Asikkan? Apalagi kalau kamu suka denger orang curhat dan itu aplikasi kawan Algorizmi.


Tapi inget ya, harus satu per satu wawancaranya, engga bisa berbarengan.


Kamu juga harus tentukan topiknya dulu dan biarkan user yang menjawab apa yang mereka pikirkan, percaya, atau rasakan.


Riset UX dalam Usability Study


Sebelum luncurin aplikasi, kamu mau mastiin dong kalau aplikasi udah bisa dipake belum. Ini harus hati-hati banget. Jika kamu gak manfaatin ini, nanti users bisa kesulitan dalam memakai aplikasi.